Senin, 07 Januari 2013

Tapat Ingatkan Pemuda Jauhi Narkoba

Ratusan pemuda dan pemudi Kristen Kamis (03/01/13) malam memadati SMA Berkat Bagi Bangsa Yayasan Bahata Paridup Talino di Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak, tempat berlangsungnya Pembukaan Youth Camp/kamp pemuda. 

Youth Camp merupakan kegiatan yang dikemas kalangan muda untuk merayakan Natal Pemuda 2012 dan Tahun Baru 2013 Gereja PPIK Tonang daerah VIII. Kegiatan yang berlangsung mulai 3-5 Januari 2012 ini dibuka Ketua daerah Gereja PPIK se Daerah VIII Pdt. Sungkin Sth. 

Dalam sambutannya Sungkin mengapresiasi para pemuda gereja yang mengadakan perayaan natal dan tahun baru dengan suatu kemasan acara yang menarik. Kemudian mengisinya dengan berbagai kegiatan positif seperti mengadakan seminar dan kebaktian. Namun dirinya meminta agar semua hal positif yang dilakukan para peserta tidak berhenti setelah kegiatan berakhir, melainkan dapat terus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, dapat menjadi teladan sesuai dengan tema yang diusung yakni Menjadi Teladan. 

Sementara itu, anggota DPRD Kalbar dapil Landak, Tapanus Tapat, dalam sambutannya menyemangati generasi muda dengan mengisahkan sekelumit perjalanan hidupnya, agar dapat mengisi hidup dengan mencetak berbagai prestasi. Bahkan ia membagikan puluhan buku mengenai profil dirinya yang berjudul Dari Rakyat Untuk Rakyat Bersama Rakyat. 

Selain itu, Tapat menghimbau kepada generasi penurus bangsa untuk menjauhi dan menghindari narkoba. "Yang pasti ciri orang yang menggunakan narkoba antara lain akan menghidar dan berbohong kepada orang lain," jelasnya. 

Ditambahkan legislator PDI Perjuangan ini, sekarang penyalahgunaan narkoba itu sudah mulai marak di tingkat pendidikan dasar. Tingginya angka penyalahgunaan narkoba di tingkat usia dini ini sangat mengagetkan. Bahkan angka yang paling banyak terjadi penyalahgunaan Narkoba terjadi di tingkat SLTA. 

Selain diisi dengan Paduan Suara, acara tadi malam juga diisi dengan siraman rohani dari Pendeta Mesak Amen. Hadir dalam acara antara lain Ketua Yayasan Bahata Paridup Talino yang juga Kadis PU Landak Erani, Camat Sengah Temila Yosef serta Camat Jelimpo Silvianus.

WARGA DUSUN KUBU KERENG GELAR PENTAS MUSIK 7 MALAM

Menyambut malam kedua tahun 2013 ratusan warga dusun Kubu Kereng desa Agak Kecamatan Sebangki Landak, kembali disuguhkan pentas musik. Pentas digelar di halaman rumah seorang warga setempat, dengan panggung sederhana yang terbuat dari kayu dan bambu. 

Masyarakat yang memang haus akan hiburan, cukup terhibur dengan penampilan artis dan band Rajawali Kafe yang diboyong dari kota Ngabang. Bahkan sebagian warga rela duduk di atas tanah untuk menikmati tembang yang didendangkan artis serta berjoget ria hingga berakhirnya acara pukul 00.00 WIB. 

Acara yang digelar masih bagian dari rangkaian kegiatan Perayaan Natal 2012 dan Tahun Baru 2013. "Acara puncak sebenarnya telah berlangsung pada malam pergantian tahun, namun pentas musik direncanakan berlangsung selama 7 malam berturut - turut, " ujar salah seorang anggota Panitia Sakaran di sela - sela acara Selasa (01/01/13) malam. 

Ditambahkannya, selain untuk memberikan hiburan kepada masyarakat yang jarang menyaksikan kegiatan pentas musik, acara yang digelar juga bertujuan untuk mempererat hubungan persaudaraan, baik antar antara masyarakat 1 dusun maupun antar desa. 

Selain disaksikan Ketua DAD Sebangki, Tumenggung adat, acara juga dihadiri anggota DPRD Kalbar dapil Landak Tapanus Tapat. 

Dalam sambutannya, legislator fraksi PDI P ini, mengatakan sengaja datang ke dusun Kubu Kereng untuk memenuhi undangan warga sebagai bukti perhatian pada konstituen dan masyarakat Sebangki. 

Pada kesempatan itu, Tapat juga menjanjikan untuk kembali memperjuangkan aspirasi masyarakat Sebangki, mengenai perbaikan ruas jalan Kecamatan yang telah mengalami kerusakan. Usai memberikan sambutan Tapat juga didaulat oleh masyarakat setempat untuk unjuk kebolehan dalam hal tarik suara. 

Meskipun tidak begitu menguasai dalam hal olah vokal, namun legislator asal Landak ini tetap memenuhi keinginan warga dengan menyanyikan 4 buah lagu. Bahkan, Tapat menyumbangkan uang sebesar Rp4.000.000 kepada pihak panitia sebagai bentuk sokongan terhadap pentas musik tersebut. 

Kendati demikian dirinya berpesan agar masyarakat tetap menjaga kondusifitas daerah dan tidak mengkonsumsi segala bentuk obat – obat terlarang.

WARGA SEBANGKI AKUI KONTRIBUSI LEGISLATOR LANDAK

Warga Kecamatan Sebangki Kabupaten Landak mengharapkan 4 anggota DPRD Kalbar dari daerah setempat, dapat memperjuangkan aspirasi mereka terkait peningkatan dan perbaikan infrastruktur jalan. Khususnya perbaikan ruas jalan dari Agak – Kumpang Hulu – Blangiran - Ibul - Poho sepanjang 18 Kilometer yang telah mengalami kerusakan. 

"Sejauh ini peran keempat legislator dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Landak cukup signifikan, terlebih legislator PDI Perjuangan Tapanus Tapat," ujar Ketua DAD Sebangki Martinus Jawi saat Perayaan Natal 2012 dan Tahun Baru 2013 di Desa Agak Kecamatan Sebangki Selasa (01/01/13) malam. 

Pujiannya terhadap Tapat cukup beralasan, karena selama dua tahun terakhir berhasil merealisasikan keinginan warga Sebangki melalui kegiatan proyek yang dianggarkan dalam APBD Kalbar. 

"Seperti proyek air bersih yang dialokasikan dalam APBD 2011, dan proyek kanalisasi muara serta pengerjaan ruas jalan Sebangki sepanjang 8 kilometer yang terakomodir dalam APBD 2012," terangnya. 

Menanggapi hal ini, anggota DPRD Kalbar Tapanus Tapat menyatakan, komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Landak. "Bahkan, dalam APBD Kalbar 2013 beberapa proposal warga masyarakat terakomodir melalui kegiatan proyek dengan nilai total mencapai 25 milyar rupiah," jelas Tapat saat memberikan sambutan. 

Tapat menambahkan, motivasinya untuk menjadi legilslator memang dilandasi keinginan yang kuat untuk membangun daerah dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Jadi bukan untuk memperkaya diri atau kepentingan bisnis. 

"Sebab, kalau mengejar kekayaan dirinya lebih baik tidak menjadi legislator, tetapi tetap melakoni pekerjaan sebagai kontraktor," tandas Tapat.

Selasa, 01 Januari 2013

MALAM PERGANTIAN TAHUN DI PONTIANAK DIWARNAI HUJAN

Keinginan sebagian warga Kota Pontianak untuk merayakan malam pergantian 2012 ke 2013 tahun buyar seketika, menyusul hujan yang turun sejak pukul 19.50 hingga 00.00 dini hari. Bahkan, hujan yang terus mengguyur secara merata menyebabkan sebagian warga mengurungkan niat untuk keluar rumah. 

Puluhan kafe yang sejak sore telah membuka lapak di sepanjang ruas Jalan Gajahmada dan berharap meraih laba di malam pergantian tahun, terpaksa harus gigit jari. 

Sebagian pemilik kafe mengemas dan mengangkut meja maupun kursi ke emperan ruko, namun sebagian lagi tetap membiarkan meja dan kursi diguyur hujan sambil berharap hujan segera reda dan ruas jalan Gajahmada kembali dipadati warga. Namun alam berkata lain, hujan tak kunjung mereda. 

Pukulan paling telak dialami para pedagang terompet yang awalnya berjejer di kedua sisi ruas Jalan Gajahmada. Mereka hanya bisa merenung sambil memandangi hujan. 

Salah seorang pedagang, Ibu Is mengaku telah menjual terompet sejak pukul 08.00 pagi. Karena keuntungan tidak seberapa, dirinya sangat berharap di malam pergantian tahun terompet laris terjual. Namun, apa mau dikata. Lantaran hujan sejak malam hingga memasuki tahun 2013 hanya 2 terompet yang terjual, masing – masing dengan harga Rp.5000 dan Rp.10.000. 

"Ya, mau gimana lagi mas, keadaanya sudah begitu, keluhnya dengan logat Jawa yang kental. 

Kendati demikian, guyuran hujan tidak serta merta menghalangi hasrat sebagian warga untuk memadati Jl. Gajahmada di Kota Pontianak demi menyaksikan pesta kembang api. 

Ratusan warga tetap berjejer di kedua sisi ruas jalan Jl. Gajahmada, kawasan Pecinaan yang menjadi salah satu titik untuk merayakan malam pergantian tahun baru 2013. 

Mereka bukan hanya berasal dari wialyah Kota Pontianak, namun juga dari Kubu Raya. Semua membaur untuk menikmati atraksi pesta kembang api, yang rutin diselenggarakan setiap tahun, baik tahun baru Masehi maupun tahun baru Imlek.

PP TURUNKAN 50 ANGGOTA AMANKAN MALAM PERGATIAN TAHUN

Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Kalbar menurunkan sebanyak 50 anggota untuk ikut mengamankan malam pergantian tahun di Kota Pontianak. 

Mereka disebar pada beberapa titik di sepanjang jalan Gajahmada untuk membantu Polresta Pontianak antara lain dalam pengaturan arus lalu-lintas. 

"Para anggota diturunkan sejak Senin sore dan tetap berada di lapangan hingga Selasa pagi. Selain 50 anggota tadi, pengamanan juga dilakukan oleh puluhan anggota lainnnya yang telah mengantongi KTA," ujar Sekretaris MPW Pemuda Pancasila Kalbar, M. Djarni Aliani di Sekretariat MPW Pemuda Pancasila Kalbar di Jalan Gajah Mada Senin (31/12/12) malam. 

Ia menjelaskan, partisipasi PP dalam pengamanan untuk membantu menciptakan suasana aman dan nyaman bagi warga yang ingin menikmati malam pergantian tahun. 

"Selain itu, keterlibatan PP sebenarnya juga untuk mengikis sitgma yang mungkin masih melekat di sebagaian warga, bahwa PP adalah kelompok preman," tambahnya. 

Khusus tahun 2013, Djarni berharap PP kian eksis dan semakin mendapat simpati di kalangan masyarakat Kalbar umumnya dan Pontianak khususnya. 

Pesta kembang api pada malam pergantian tahun di Kota Pontianak relatif berhasil, baik dari sisi kemanan, lalu-lintas serta keyamanan warga. Untuk pengamanan, ratusan petugas dari Polresta Pontianak telah disebar di puluhah titik atau pusat keramaian. Beberapa Posko juga dibangun dengan menempatkan sejumlah petugas. 

Untuk menciptakan kelancaran lalu-lintas, Polantas memberlakukan arus 1 arah pada beberapa ruas jalan, antara lain ; Jl. Gajahmada, Jl. Tanjungpura dan Jl. Pahlawan. Sistem 1 arah cukup berhasil mengurangi kemacetan dengan mengalihkan penumpukan pengedara dari lokasi yang menjadi konsentrasi massa.